Selasa, 01 Agustus 2017

Pesan bumi

Manusia..
Aku rasa kau mengetahuinya,  tak perlu kau tanya mengetahui soal apa? 
Tidakkah kau menyadari bahwa diriku telah tua.
Dan kau tahu dibalik kata tua tinggal menunggu apa? 
Tak perlu kau jawab,  cukup kau sadari.
Aku tahu kau juga pastinya lebih tahu, sewaktu-waktu kau pasti akan bersama denganku bahkan menyatu denganku.
Tetapi mengapa kau begitu bahagia berada diatas punggungku,  sampai-sampai kau melupakan Rabb-Ku!  Rabb kita sama bukan?  Pastinya kau tahu.
Manusia..
Cobalah kau berpikir sedikit saja siapa dirimu sebenarnya?  Dan apa gunanya kamu dihidupkan?
Aku rasa jika kau dapat memahami itu dan menyadarinya,  aku yakin kita bisa berdamai ketika kau bersamaku kelak.
Tetapi jika kau memang enggan peduli atau mata dan telingamu kau buat pura-pura buta dan tuli,  itu terserahmu lagi!
Mungkin kau bangga dengan usiamu yang muda,  badanmu yang sehat dan hartamu yang melimpah seakan-akan kau akan hidup selamanya?
Tidak manusia!
Karena kematian itu tidak memandang usia dan sehatnya badanmu bahkan hartamu yang tidak ada apa-apanya bagi Rabb-ku.
Aku harap kau segera menyadarinya dan kembalilah kepada-Nya.
Semoga ketika pertemuan kita nanti aku tidak mendengar ratapan dan kesedihanmu.
Hati-hati manusia!

~JH😃

2 komentar:

  1. pertanyaan tersulit untuk dijawab adlh
    "siapa dirimu sebenarnya?"
    dan "untuk apa dirimu dihidupkan?"
    jika kita benar bertanya kdlm diri kita..prtanyaan itu sulit sekali dijawab..
    meski setiap ideologi, setiap kepercayaan memberikan alternatif jawaban..namun tetap saja masih misteri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas komentarnya lezal Lee ☺
      Tapi menurut saya pertanyaan itu sudah terjawab dengan kepercayaan yang saya anut☺ dan itu terdapat dalam pedoman kepercayaan saya☺

      Hapus